Urutan Pelaksanaan Umroh yang Benar dari Ihram hingga Tahallul
Pelaksanaan umroh memiliki rangkaian yang perlu dilakukan secara tertib mulai dari ihram, tawaf, sa'i, hingga tahallul. Memahami urutan tersebut sebelum berangkat akan membantu jamaah beribadah dengan lebih tenang dan tidak kebingungan ketika berada di Tanah Suci.
25 September 2026

Urutan Pelaksanaan Umrah yang Benar dari Ihram hingga Tahallul
1. Tahap Pertama — Ihram di Miqat
- Ihram merupakan tahap awal, yaitu memasuki keadaan ibadah umrah dengan niat ketika berada di miqat atau saat posisi sejajar dengan batas miqat.
- Panduan Resmi Ministry of Hajj and Umrah: Niat berada di dalam hati dan jamaah memulai manasik dengan mengucapkan lafaz talbiyah:
“Labbayka Allahumma 'Umrah”
- Sunnah & Pakaian Ihram: Sebelum ihram, dianjurkan untuk mandi sunnah. Bagi laki-laki, pakaian ihram berupa dua lembar kain (izar dan rida'), sedangkan jamaah perempuan menggunakan pakaian muslimah yang menutup aurat. Setelah berniat, jamaah wajib menjaga seluruh larangan ihram.
2. Tahap Kedua — Thawaf Mengelilingi Ka'bah
- Pelaksanaan Thawaf: Setelah tiba di Masjidil Haram, jamaah melaksanakan thawaf sebanyak tujuh putaran mengelilingi Ka'bah, dimulai dan diakhiri sejajar dengan Hajar Aswad dengan posisi Ka'bah berada di sebelah kiri.
- Sunnah Idhtiba' bagi Laki-laki: Panduan resmi Saudi menjelaskan adanya sunnah idhtiba', yaitu membuka bahu kanan dengan mengatur posisi kain rida' khusus selama pelaksanaan thawaf.
- Etika Lapangan: Jamaah tidak perlu memaksakan diri mendekati atau mencium Hajar Aswad apabila kondisi sangat padat dan berisiko mengganggu jamaah lain.
3. Tahap Ketiga — Sa'i Antara Shafa dan Marwah
- Pelaksanaan Sa'i: Rangkaian dilanjutkan dengan berjalan dan berlari-lari kecil (raml) antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali perjalanan, dimulai dari Bukit Shafa dan berakhir di Bukit Marwah.
- Kedudukan Ibadah: Pedoman dan materi manasik Kementerian Agama RI menempatkan thawaf dan sa'i sebagai bagian inti rangkaian umrah yang wajib dilaksanakan secara berurutan sebelum jamaah melakukan tahallul.
4. Tahap Keempat — Tahallul dan Menjaga Ketentuan Tertib
- Pelaksanaan Tahallul: Tahallul adalah mencukur atau memendekkan rambut setelah sa'i selesai.
- Bagi laki-laki dapat mencukur habis (halq) atau memendekkan rambut (taqsir),
- Bagi perempuan memotong bagian ujung rambut sesuai ketentuan manasik.
- Penyelesaian Ibadah: Setelah tahallul, seluruh rangkaian umrah selesai dan jamaah keluar dari keadaan ihram (bebas dari larangan ihram).
- Sistematika Rukun Kemenag RI: Dalam klasifikasi manasik Kemenag RI, rangkaian niat ihram, thawaf, sa'i, tahallul, dan tertib (tartib) merupakan rukun umrah yang wajib dijaga keabsahannya.
Kesimpulan
Secara sederhana, urutan umrah adalah ihram dari miqat → thawaf tujuh putaran → sa'i tujuh perjalanan → tahallul, dengan seluruh rangkaian dilaksanakan secara tertib.
Karena setiap tahap memiliki ketentuan tersendiri, pembekalan manasik sebelum keberangkatan sangat penting. Melalui manasik dan pendampingan dari Sahabat Qolbu Travel, jamaah dapat memahami praktik ibadah secara komprehensif sejak sebelum berangkat sehingga lebih siap, mantap, dan tenang saat menjalankannya langsung di Tanah Suci.
Komentar
Belum ada komentar di perangkat ini.