Takut Terpisah dari Rombongan di Tanah Suci? Ini Persiapan yang Bisa Dilakukan Sejak Indonesia
Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dapat sangat ramai, sehingga kemungkinan terpisah dari pasangan atau rombongan perlu diantisipasi sejak sebelum keberangkatan. Persiapan sederhana seperti menyimpan alamat hotel, nomor pendamping, dan menentukan titik temu dapat sangat membantu.
09 September 2026

Panduan Mencegah dan Mengatasi Jamaah Terpisah dari Rombongan Umrah
1. Menyimpan Nomor Kontak Penting Rombongan
- Langkah pertama adalah jangan hanya mengandalkan satu orang untuk mengetahui informasi perjalanan.
- Setiap jamaah yang mampu menggunakan ponsel sebaiknya menyimpan nomor ketua rombongan, pembimbing, dan beberapa anggota kelompok.
- Panduan Kementerian Haji dan Umrah Saudi juga menganjurkan jamaah untuk tetap bersama kelompok dan menyimpan nomor supervisor serta beberapa teman perjalanan untuk digunakan jika tersesat atau terpisah.
2. Menyimpan Alamat Lengkap Penginapan (Hotel)
- Simpan alamat hotel dalam beberapa bentuk: di ponsel, screenshot, serta kartu kecil fisik di dompet atau tas.
- Kementerian Agama Indonesia mengimbau jamaah menyimpan alamat lengkap penginapan karena informasi tersebut mempermudah identifikasi dan membantu jamaah kembali ke hotel apabila terpisah.
- Perhatian untuk jamaah lansia: Jangan hanya mengatakan “ikuti saya”; pastikan mereka juga membawa nama hotel dan nomor kontak yang dapat dihubungi.
3. Menyepakati Titik Temu (Meeting Point) dan Sistem Buddy
- Sebelum masuk ke area yang ramai, keluarga atau rombongan sebaiknya menyepakati satu titik temu yang jelas apabila terpisah.
- Lokasi yang harus dihindari:
- Di tengah jalur thawaf atau sa’i,
- Pintu keluar yang sangat padat, atau
- Area yang sewaktu-waktu dapat ditutup oleh petugas keamanan.
- Jamaah lansia atau yang mudah bingung sebaiknya memiliki buddy (pendamping tetap) sehingga tidak berjalan sendirian. Prinsip keselamatan dari petugas Indonesia konsisten menyarankan jamaah untuk beraktivitas bersama rombongan.
4. Sikap yang Harus Diambil Jika Benar-benar Terpisah
- Jika benar-benar terpisah, jangan panik dan jangan terus berpindah tanpa arah.
- Langkah darurat:
- Hubungi pendamping atau pembimbing,
- Tunjukkan alamat hotel atau identitas kepada petugas resmi, dan
- Ikuti arahan keamanan setempat.
- Dalam kepadatan, ketenangan sangat penting; panduan resmi Saudi juga mengingatkan jamaah agar tetap tenang ketika menghadapi kerumunan.
- Di Sahabat Qolbu Travel, pendampingan perjalanan merupakan bagian dari proses sejak komunikasi awal, manasik, keberangkatan, hingga pelaksanaan ibadah dan kepulangan jamaah.
Kesimpulan
Rasa takut terpisah dari rombongan sebenarnya dapat dikurangi dengan persiapan matang sebelum berangkat: simpan nomor pendamping, alamat hotel, identitas, tentukan titik temu, dan jangan membiarkan jamaah lansia berjalan sendiri. Tujuannya bukan membuat jamaah takut menghadapi keramaian, melainkan membuat mereka lebih mandiri, tenang, dan tahu apa yang harus dilakukan ketika situasi tidak berjalan sesuai rencana.
Komentar
Belum ada komentar di perangkat ini.