Rukun Umroh yang Wajib Diketahui Setiap Jamaah
Sebelum berangkat ke Tanah Suci, setiap jamaah perlu memahami rukun umroh, karena bagian inilah yang menjadi inti pelaksanaan ibadah. Menurut pedoman manasik Kementerian Agama RI, terdapat lima rukun yang dilaksanakan secara berurutan sejak ihram hingga tahallul.
18 September 2026

Rukun Umrah yang Wajib Diketahui Setiap Jamaah
1. Hakikat Rukun Umrah dan Ihram
- Sebelum berangkat ke Tanah Suci, setiap jamaah perlu memahami rukun umrah, karena bagian inilah yang menjadi inti pelaksanaan ibadah.
- Rukun Pertama — Ihram: Ihram adalah niat untuk memasuki ibadah umrah.
- Ihram bukan semata-mata memakai dua lembar kain putih bagi laki-laki, melainkan keadaan ibadah yang dimulai dengan niat.
- Setelah berniat, jamaah terikat dengan berbagai ketentuan dan larangan ihram hingga menyelesaikan rangkaian umrahnya.
- Panduan resmi Ministry of Hajj and Umrah Arab Saudi juga menempatkan ihram sebagai bagian pokok dalam pelaksanaan umrah.
2. Pelaksanaan Thawaf dan Sa'i
- Rukun Kedua — Thawaf: Setelah ihram, jamaah melaksanakan thawaf, yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali putaran sesuai tuntunan.
- Rukun Ketiga — Sa'i: Melanjutkan dengan berjalan dan berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.
- Landasan Al-Qur'an: Kedudukan Shafa dan Marwah disebut langsung dalam QS. Al-Baqarah ayat 158, di mana Allah menyatakan bahwa Shafa dan Marwah merupakan bagian dari syiar Allah dalam konteks orang yang menunaikan haji maupun umrah.
3. Tahallul, Ketentuan Tertib, dan Landasan Kesempurnaan Ibadah
- Rukun Keempat — Tahallul: Bercukur atau memendekkan rambut setelah sa'i.
- Rukun Kelima — Tertib: Menjalankan seluruh rukun secara berurutan (tartib), dimulai dari ihram, thawaf, sa'i, lalu bercukur (tahallul).
- Konsekuensi Hukum Kemenag RI: Kemenag menegaskan bahwa rukun-rukun tersebut tidak dapat ditinggalkan; jika salah satunya tidak terpenuhi, umrah seseorang tidak sah menurut klasifikasi manasik yang digunakan dalam pedoman tersebut. Kegiatan manasik Kemenag pada 2026 juga kembali menjelaskan lima rangkaian itu sebagai rukun umrah yang wajib dipahami jamaah.
- Prinsip Penyempurnaan Ibadah: QS. Al-Baqarah ayat 196 menegaskan:
“Sempurnakanlah haji dan umrah karena Allah.” Ayat ini menjadi landasan penting agar jamaah tidak memandang umrah sekadar sebagai perjalanan fisik, melainkan rangkaian ibadah yang setiap tahapnya perlu dipelajari dan dilakukan dengan benar.
4. Keragaman Klasifikasi Fikih dan Pendampingan Travel
- Perbedaan Pengelompokan Ulama: Cara ulama mengklasifikasikan unsur umrah sebagai rukun atau kewajiban dapat berbeda.
- Panduan resmi Saudi menyebut ihram, thawaf, dan sa'i sebagai pillars, sementara mencukur atau memendekkan rambut menjadi tahapan penyelesaian umrah (completion).
- Untuk kebutuhan jamaah Indonesia, artikel ini merujuk pada klasifikasi lima rukun dalam pedoman manasik Kemenag RI.
- Layanan Sahabat Qolbu Travel: Melalui pembekalan manasik dan pendampingan dari Sahabat Qolbu Travel, jamaah dipersiapkan dengan pemahaman yang lebih baik, sehingga fokus utama tetap pada kesempurnaan ibadah dan kekhusyukan di Tanah Suci.
Kesimpulan
Lima rukun umrah dalam pedoman Kemenag RI adalah ihram, thawaf, sa'i, tahallul (bercukur), dan tertib.
Menguasai urutan tersebut sebelum keberangkatan akan membantu jamaah menjalankan ibadah dengan lebih mantap serta mengetahui tindakan yang tepat pada setiap tahapannya.
Komentar
Belum ada komentar di perangkat ini.