Semua Artikel
LAYANAN14 menit baca

Berburu Rasa di Tanah Suci: Menikmati Kuliner saat Umroh di Sekitar Masjid Nabawi

Berburu Rasa di Tanah Suci: Menikmati Kuliner saat Umroh di Sekitar Masjid Nabawi - Di Tanah Suci, keputusan kecil seperti memilih tempat makan, membeli oleh oleh, atau mengatur waktu ziarah bisa sangat memengaruhi...

20 Juli 2026

Berburu Rasa di Tanah Suci: Menikmati Kuliner saat Umroh di Sekitar Masjid Nabawi - Di Tanah Suci, keputusan kecil seperti memilih tempat makan, membeli oleh oleh, atau mengatur waktu ziarah bisa sangat memengaruhi...

Ringkasnya, artikel ini membantu calon jamaah memahami poin penting sebelum memilih fasilitas perjalanan umroh.

Berburu Rasa di Tanah Suci: Menikmati Kuliner saat Umroh di Sekitar Masjid Nabawi

Di Tanah Suci, keputusan kecil seperti memilih tempat makan, membeli oleh-oleh, atau mengatur waktu ziarah bisa sangat memengaruhi energi ibadah. Artikel ini merangkum berburu rasa di tanah suci: menikmati kuliner saat umroh di sekitar masjid nabawi agar perjalanan lebih efisien dan tidak membuang tenaga.

Umroh Tak Sekadar Ibadah, tapi Juga Perjalanan Rasa

Melakukan ibadah umroh adalah impian banyak umat Muslim. Bayangkan berjalan di pelataran Masjid Nabawi, menyusuri jejak Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, menundukkan hati di Raudhah, dan bersujud dalam khusyuknya shalat berjamaah bersama jutaan umat dari seluruh penjuru dunia. Momen ini begitu sakral dan membekas dalam jiwa.

Namun, di balik keistimewaan semua itu, ada satu sisi perjalanan yang diam-diam memperkaya pengalaman umroh — yakni petualangan rasa. Siapa sangka, kota suci seperti Madinah dan Makkah menyimpan kekayaan kuliner yang menggoda? Dari ayam goreng legendaris hingga nasi briyani berbumbu kuat, dari rendang unta ala Padang hingga cita rasa Pakistan yang khas — semuanya bisa kamu temui hanya dengan berjalan kaki dari Masjid Nabawi!

Terutama buat kamu yang memilih umroh mandiri atau semi-backpacker, menemukan tempat makan yang enak, nyaman, dan cocok di lidah adalah misi penting untuk mengisi tenaga setelah seharian beribadah. Dan kabar baiknya, banyak kuliner di Tanah Suci bukan cuma lezat, tapi juga penuh kejutan rasa yang unik — perpaduan antara budaya Arab, Asia Selatan, dan tentu saja, jejak kuliner Nusantara.

Nah, disini kita akan menjelajahi sisi lain dari Madinah — dari aroma rempah yang menggoda, rasa khas yang tak terlupakan, hingga menu-menu khas yang bisa kamu cicipi di sekitaran Masjid Nabawi. Siapkan perut, buka hati, dan mari kita mulai perjalanan rasa ini!

Tips Berburu Kuliner di Madinah: Jangan Asal Masuk!

Sebelum kamu terjun langsung mencari makan, ada baiknya kamu simak beberapa tips berikut:

  • Kenali Budget: Makanan di Madinah punya range harga cukup lebar. Ada yang cuma 5 Riyal (sekitar Rp20.000), ada juga yang bisa sampai 60 Riyal (Rp250.000). Jadi, pastikan kamu tahu kapasitas dompetmu.
  • Pilih Menu Sesuai Selera: Gak semua orang cocok dengan masakan Arab. Untungnya, di sekitar Masjid Nabawi, kamu bisa menemukan pilihan dari masakan Timur Tengah, Turki, India, bahkan Indonesia.
  • Lokasi Itu Kunci: Pilih restoran yang dekat penginapan atau Masjid Nabawi. Jalan kaki 3-5 menit itu masih oke, tapi kalau lebih dari itu apalagi pas cuaca panas, bisa bikin lelah sebelum makan.
  • Lihat Google Review & Pengunjung: Jangan ragu cek review online atau cukup lihat antrean. Makin ramai, makin oke (biasanya).
  • Tanya Orang Lokal atau Jemaah Senior: Mereka sering punya hidden gem yang gak muncul di Google.

Rekomendasi Restoran Populer Dekat Masjid Nabawi

Berikut daftar tempat makan hits di Madinah yang wajib kamu coba!

1. Al Baik — Si Legenda Ayam Goreng Arab

Perhentian pertama kita adalah restoran fast food yang sudah menjadi legenda di Arab Saudi: Al Baik. Kalau orang bilang "belum ke Arab kalau belum coba Al Baik," itu bukan sekadar slogan. Restoran ini begitu populer hingga sering disebut sebagai "McDonald's-nya Arab" karena cabangnya tersebar luas dan selalu ramai.

Yang jadi bintang di sini tentu saja ayam gorengnya — crispy di luar, super juicy di dalam, dan punya aroma khas dari campuran rempah-rempah rahasia yang bikin nagih. Gak cuma ayam goreng, Al Baik juga punya menu lain seperti kentang goreng, burger, dan sandwich dengan berbagai isian.

  • Kisaran Harga: Sekitar 20-40 Riyal (setara Rp 86.000 - 172.000)
  • Cocok untuk: Penggemar fast food, jemaah muda, atau yang rindu gorengan khas tapi beda rasa
  • Tips: Antreannya bisa sangat panjang, terutama habis shalat. Coba datang di luar jam makan puncak untuk menghindari antre berjam-jam!

2. Zaitoon Restaurant — Nuansa Timur Tengah Modern

Ingin sesuatu yang lebih modern tapi tetap bercita rasa lokal? Zaitoon Restaurant bisa jadi pilihan yang tepat. Restoran ini memadukan suasana nyaman ala restoran keluarga dengan ragam menu internasional yang menggoda selera. Mulai dari burger, BBQ, pizza, hingga nasi briyani dan shawarma — semuanya tersedia di sini.

Zaitoon cocok banget buat kamu yang datang bersama rombongan atau ingin bersantai setelah salat Isya. Tempatnya bersih, luas, dan nyaman — baik untuk makan malam bareng keluarga maupun santai sore sambil ngobrol ringan.

Menu andalannya? Jangan lewatkan Chicken Barbeque, Pizza Spicy Chicken, Shawarma, dan tentu saja Briyani Lamb yang aromanya saja sudah bikin lapar. Yang menarik, bumbu di Zaitoon cenderung seimbang — tidak terlalu kuat atau menyengat, cocok untuk lidah orang Indonesia yang kadang sensitif dengan rempah berlebih.

  • Kisaran Harga: 20-60 Riyal (sekitar Rp 86.000 - 258.000)
  • Rekomendasi Menu: Chicken BBQ, Pizza ala Zaitoon, Shawarma, Briyani Lamb
  • Cocok untuk: Rombongan, keluarga, atau jemaah yang ingin suasana lebih modern tapi tetap ingin rasa khas

3. Medina Asian Restaurant — Kangen Masakan Indo? Sini Tempatnya!

Terkadang, saat berada jauh dari tanah air, yang paling dirindukan bukanlah pusat perbelanjaan megah, bukan juga internet cepat — tapi semangkuk bakso hangat yang penuh rasa nyaman.

Nah, di sinilah Medina Asian Restaurant berperan sebagai penyelamat rasa rindu. Restoran ini menyajikan berbagai menu khas Indonesia seperti bakso kuah pedas, soto ayam, mie ayam, hingga nasi goreng spesial. Rasanya? Khas banget — kayak makan di warteg favorit kampung halaman. Cocok banget buat kamu yang perutnya kurang bersahabat dengan masakan Arab yang berat bumbu.

Tempat ini juga sudah jadi langganan jemaah asal Indonesia yang kangen masakan rumahan. Pelayanannya ramah dan suasananya hangat, bikin betah seperti makan di rumah sendiri. Setelah seharian beribadah, mampir ke sini bisa jadi cara terbaik untuk recharge perut dan hati.

  • Kisaran Harga: 20-40 Riyal (sekitar Rp 86.000 - 172.000)
  • Menu Wajib Coba: Bakso Kuah Pedas, Soto Ayam, Nasi Goreng Spesial
  • Kelebihan: Rasa khas Indonesia, porsi pas, dan harga bersahabat
  • Cocok untuk: Jemaah Indonesia, pencinta masakan Nusantara, atau yang lagi "homesick"

4. Sunda Restoran — Sensasi Masakan Sunda di Tengah Padang Pasir

Ingin makan nasi timbel, karedok, atau sate ayam di Madinah? Bisa banget! Bagi orang Sunda atau siapa pun yang rindu masakan khas Jawa Barat, Sunda Restoran bagaikan oase di tengah padang pasir. Terletak tak jauh dari Masjid Nabawi, restoran ini menyajikan cita rasa autentik khas tanah Pasundan yang dijamin bikin kangen rumah.

Menu yang ditawarkan cukup lengkap — mulai dari nasi timbel komplit, karedok segar, sate ayam empuk, hingga gudeg telur yang manis gurih. Buat kamu yang bukan orang Sunda pun tetap bisa puas karena tersedia juga berbagai hidangan khas Indonesia lainnya seperti gado-gado, soto, nasi goreng, dan bakso.

Minumannya pun khas: ada kopi asli Indonesia, teh panas atau dingin, serta jus buah segar yang menyegarkan setelah aktivitas padat. Tempat makannya luas, adem, dan nyaman untuk makan bareng keluarga atau rombongan. Dan bonusnya, ada Wi-Fi gratis, jadi kamu bisa update story Instagram sambil nyeruput kopi atau makan gado-gado.

  • Kisaran Harga: 20-40 Riyal (sekitar Rp 86.000 - 172.000)
  • Menu Favorit: Karedok, Nasi Timbel Komplit, Sate Ayam, Gudeg Telur
  • Kelebihan: Rasa khas, tempat luas dan adem, ada Wi-Fi!
  • Cocok untuk: Orang Sunda, jemaah asal Indonesia, atau siapa pun yang butuh rasa "rumah"

5. Tabakh Pakistani Restaurant — Rasa Tajam & Porsinya Nendang

Kalau kamu ingin mencoba rasa baru yang beda dari masakan Indonesia atau Arab, Tabakh Pakistani Restaurant wajib masuk daftar kulinermu selama di Madinah. Restoran ini menyajikan berbagai masakan khas Pakistan yang terkenal dengan rasa rempah kuat, tekstur kari yang kaya, dan porsi jumbo yang bikin kenyang sampai malam!

Mau makan enak tapi tetap hemat? Tabakh adalah jawabannya. Harganya termasuk yang paling terjangkau di sekitar Masjid Nabawi, mulai dari 1 sampai 20 Riyal saja (sekitar Rp 4.300 - 86.000). Cocok banget buat kamu yang lagi pengiritan tapi gak mau kompromi soal rasa.

Menu andalannya antara lain Chicken Karahi, Chicken Curry, Daal Masala, dan tentu saja Roti Naan yang lembut hangat, cocok dicocol kari pedas. Buat kamu penggemar makanan berbumbu tajam dan pedas, tempat ini seperti surga kuliner tersendiri.

Meski tempat makannya sederhana, jangan remehkan kualitas rasa. Banyak jemaah dari Asia Selatan — terutama Pakistan dan India — yang jadi pelanggan setia di sini.

  • Kisaran Harga: 1-20 Riyal (Rp 4.300 - 86.000)
  • Menu Favorit: Chicken Karahi, Daal Masala, Chicken Curry, Roti Naan
  • Kelebihan: Harga super terjangkau, rasa kaya rempah, porsi besar
  • Cocok untuk: Pecinta makanan pedas, jemaah hemat budget, atau pencari rasa baru

6. Baba Tikka — Si Ahli Kebab dan Briyani

Ingin mencicipi cita rasa Timur Tengah yang otentik, kaya rempah, dan melekat di lidah? Baba Tikka Restaurant adalah jawabannya. Terletak tak jauh dari Masjid Nabawi, restoran ini menawarkan aneka menu khas Timur Tengah yang sudah jadi favorit banyak jemaah — baik lokal maupun internasional.

Menu andalannya? Tentu saja Chicken Briyani yang harum semerbak dan punya tekstur nasi yang lembut berpadu sempurna dengan ayam berbumbu khas. Jangan lewatkan juga Chicken Kebab dan Mutton Briyani yang juicy, empuk, dan punya rasa rempah yang dalam tapi tetap seimbang — gak terlalu tajam, tapi nempel di lidah.

Satu kombinasi yang wajib dicoba adalah Chicken Briyani + Raita, yaitu yogurt pedas khas Timur Tengah yang jadi pelengkap menyegarkan di tengah rasa rempah yang kuat.

Suasana tempat makannya juga cozy, bersih, dan cocok banget buat makan bareng teman satu grup umroh setelah lelah beraktivitas seharian.

  • Kisaran Harga: 20-40 Riyal (sekitar Rp 86.000 - 172.000)
  • Menu Favorit: Chicken Briyani, Mutton Briyani, Chicken Kebab, Chicken Tikka
  • Kelebihan: Rasa rempah khas Timur Tengah, porsi mengenyangkan, tempat nyaman
  • Cocok untuk: Pecinta kebab & briyani, pencari rasa autentik Arab

7. Padang Cuisine Bu'Yung — Rendang Daging Unta, Ada!

Ini bukan rumah makan Padang biasa. Padang Cuisine Bu'Yung, yang berlokasi di Madinah, menawarkan pengalaman kuliner unik yang sulit kamu temukan di tanah air — rendang daging unta! Ya, kamu nggak salah baca. Rendang khas Minang yang terkenal di seluruh dunia ini diolah dengan daging unta, menciptakan rasa baru yang tetap kaya rempah tapi punya tekstur daging yang lebih berserat dan eksotis.

Selain menu andalan yang unik tersebut, restoran ini juga menyajikan berbagai masakan Padang klasik yang bikin kamu serasa pulang kampung. Ada ayam balado, ayam pop, dendeng balado, gulai tunjang, dan tentu saja sambal ijo yang menggoda.

Buat jemaah asal Minang atau siapa pun yang cinta masakan Padang, tempat ini jadi destinasi wajib mampir. Apalagi setelah berhari-hari makan kebab atau briyani, lidahmu mungkin mulai merindukan pedasnya sambal dan gurihnya gulai khas Nusantara.

  • Kisaran Harga: 20-40 Riyal (sekitar Rp 86.000 - 172.000)
  • Menu Menarik: Rendang Daging Unta, Ayam Pop, Dendeng Balado, Gulai Tunjang, Sambal Ijo
  • Kelebihan: Rasa autentik masakan Padang, menu unik yang bisa jadi cerita pulang kampung
  • Cocok untuk: Jemaah asal Sumatera Barat, pencinta pedas, pemburu kuliner unik

8. Al Tazaj — Ayam Panggang & Rasa Timur Tengah Terjangkau

Kalau kamu mencari alternatif selain Al Baik yang rasanya lebih ringan tapi tetap menggugah selera, Al Tazaj adalah pilihan yang tepat. Terletak di Madinah, restoran ini terkenal dengan ayam panggang bumbu khas Timur Tengah yang super lembut dan juicy — benar-benar bikin nagih apalagi kalau dipadukan dengan saus bawang putih (garlic sauce) yang gurih dan segar.

Al Tazaj menyajikan berbagai hidangan khas Arab dan Asia Barat dengan sentuhan rasa yang lebih ringan dibandingkan menu berat seperti kari atau briyani. Cocok buat kamu yang ingin makan enak tapi tetap nyaman di perut — terutama setelah seharian beribadah.

Menu lain yang patut dicoba antara lain Arabic rice, salad hummus, dan aneka lauk panggang sehat lainnya. Restoran ini juga dikenal dengan pelayanan cepat, tempat duduk yang bersih dan nyaman, sehingga ideal buat kamu yang butuh makan cepat sebelum kembali ke Masjid Nabawi.

  • Kisaran Harga: 20-40 Riyal (sekitar Rp 86.000 - 172.000)
  • Menu Favorit: Grilled Chicken + Garlic Sauce, Arabic Rice, Salad Hummus
  • Kelebihan: Rasa ringan tapi kaya bumbu, pelayanan cepat, tempat nyaman
  • Cocok untuk: Jemaah yang butuh makan cepat & sehat, pencinta ayam panggang, alternatif Al Baik

9. Amwaj Al Khaleej Restaurants — Surga Nasi Briyani & Daging Muda

Kalau kamu datang bersama rombongan keluarga atau grup umroh, Amwaj Al Khaleej Restaurant wajib masuk daftar tempat makanmu. Terletak di sebelah barat Masjid Nabawi, restoran ini menyajikan aneka menu khas Arab, dengan porsi besar yang memang dirancang untuk dinikmati ramai-ramai.

Yang jadi bintang di sini adalah kambing muda guling yang empuk dan kaya bumbu, disajikan dengan nasi briyani beraroma kuat dan tekstur yang pas. Cocok untuk kamu yang ingin pengalaman makan besar ala Timur Tengah. Bahkan kamu bisa pesan satu kambing utuh, lengkap dengan Arabian platter dan sambal khas, untuk disajikan bareng-bareng setelah salat berjamaah.

Tempat ini sering jadi pilihan jemaah dari berbagai negara yang datang berkelompok. Suasananya luas, pelayanan cukup cepat, dan makanannya benar-benar memuaskan.

  • Kisaran Harga: 20-60 Riyal (sekitar Rp 86.000 - 258.000)
  • Menu Rekomendasi: Nasi Kambing Muda, Lamb Guling, Arabian Platter
  • Kelebihan: Porsi besar, rasa khas Arab, bisa pesan satu kambing utuh
  • Cocok untuk: Rombongan jemaah, keluarga besar, pecinta kambing dan nasi briyani

Bonus: Camilan & Minuman Lokal yang Wajib Dicoba

Selain makanan berat, kamu juga bisa jajal kuliner ringan di sekitar Masjid Nabawi, seperti:

  • Roti Arab (Khubz) — Roti pipih yang cocok buat nyelup ke hummus atau curry.
  • Sobia — Minuman fermentasi berbasis roti, rasanya unik antara tape dan susu.
  • Jus Delima Segar — Segelas vitamin alami segar dan legit.
  • Kurma Ajwa Langsung dari Kebun — Lebih legit dan fresh dibanding yang di toko.

Menyantap Berkah di Tanah Suci

Ibadah umroh bukan hanya perjalanan yang suci, tapi juga petualangan hidup. Menyusuri gang-gang kecil di Madinah, menemukan rumah makan kecil dengan aroma rendang dari kejauhan, atau duduk santai di pojok restoran sambil menyeruput teh mint... semua itu adalah bagian dari kenangan manis yang akan kamu bawa pulang.

Kuliner di sekitar Masjid Nabawi bukan cuma soal kenyang, tapi juga tentang rasa yang memperkaya perjalananmu. Mungkin kamu akan ketemu dengan jemaah lain dari negara berbeda yang makan satu meja, ngobrol seadanya sambil tertawa. Dan di situlah, berkah umroh terasa lengkap: menyatukan jiwa, hati, dan... selera.

Selamat menjelajah rasa. Semoga ibadahmu lancar dan kenyang penuh barokah.

Kesimpulan

Dengan persiapan yang tepat, ibadah umroh bisa dijalani lebih tenang, tertib, dan bermakna. Jika masih ragu memilih waktu, paket, atau kebutuhan dokumen, calon jamaah dapat berkonsultasi dengan tim Sahabat Qolbu agar perjalanan lebih terarah sejak awal.

Komentar

Belum ada komentar di perangkat ini.