Semua Artikel
UMRAH2 menit baca

Apa yang Dimaksud “Pakaian Berjahit” dalam Larangan Ihram bagi Laki-Laki?

Istilah “pakaian berjahit” saat ihram sering disalahpahami. Larangannya bukan berarti jamaah laki-laki tidak boleh menggunakan benda apa pun yang memiliki benang atau jahitan, melainkan berkaitan dengan pakaian yang dibentuk untuk mengikuti anggota tubuh seperti kemeja atau celana.

10 September 2026

Apa yang Dimaksud “Pakaian Berjahit” dalam Larangan Ihram bagi Laki-Laki?

Memahami Larangan Pakaian Berjahit Bagi Jamaah Laki-Laki Saat Ihram

1. Dalil Sahih Mengenai Pakaian Ihram Laki-Laki

  • Dalil utamanya adalah hadis Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma.
  • Ketika Rasulullah ﷺ ditanya pakaian apa yang boleh dikenakan orang yang sedang ihram, beliau menjelaskan bahwa muhrim laki-laki tidak memakai kemeja, sorban, celana, burnus, dan khuff, serta tidak memakai pakaian yang terkena wewangian za’faran atau wars.
  • Hadis ini diriwayatkan secara sahih dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim.

2. Meluruskan Miskonsepsi Istilah "Pakaian Berjahit"

  • Istilah populer “jangan memakai pakaian berjahit” bukan berarti setiap jahitan otomatis haram.
  • Istilah tersebut tidak muncul dengan lafaz itu dalam hadis; para fuqaha menggunakannya untuk menggambarkan pakaian yang dibentuk atau dijahit mengikuti seluruh tubuh atau anggota tubuh (mukhayyat), seperti kemeja, kaus, celana panjang, celana dalam, dan pakaian sejenis.
  • Kain ihram yang memiliki jahitan pada tepi atau pernah diperbaiki dengan benang tidak otomatis menjadi terlarang hanya karena ada jahitannya.

3. Hukum Sabuk, Tas, dan Perlengkapan Modern

  • Aksesori dan Perlengkapan: Sabuk ihram, tas, jam tangan, atau perlengkapan tertentu tidak serta-merta menjadi terlarang hanya karena menggunakan jahitan.
  • Fokus Hukum: Apakah benda tersebut merupakan pakaian yang dibentuk seperti pakaian normal untuk menutupi anggota tubuh.
  • Kebutuhan Medis: Namun jika terdapat kebutuhan medis seperti pakaian atau alat penyangga khusus, rincian hukumnya dapat berbeda sehingga sebaiknya dikonsultasikan kepada pembimbing sebelum berihram.

4. Khusus Laki-Laki dan Edukasi di Sahabat Qolbu Travel

  • Larangan pakaian ini secara khusus berkaitan dengan jamaah laki-laki yang sedang ihram.
  • Karena istilah tersebut mudah menimbulkan salah paham, pembekalan sebelum keberangkatan menjadi sangat penting.
  • Sahabat Qolbu Travel memang menempatkan manasik dan edukasi ibadah sebagai bagian dari pendampingan jamaah agar persoalan seperti pakaian ihram dipahami sebelum tiba di miqat.

Kesimpulan

Yang dimaksud “pakaian berjahit” bukan segala sesuatu yang tersentuh jarum dan benang, melainkan pakaian yang dibentuk mengikuti tubuh atau anggota tubuh seperti kemeja dan celana. Pedoman paling aman adalah memahami langsung jenis pakaian yang disebut Rasulullah ﷺ dalam hadis, lalu bertanya kepada pembimbing jika menemukan perlengkapan modern yang statusnya meragukan.

Komentar

Belum ada komentar di perangkat ini.