Semua Artikel
UMRAH3 menit baca

Apa Itu Thawaf? Memahami Tata Cara Mengelilingi Ka'bah dalam Ibadah Umrah

Thawaf adalah ibadah mengelilingi Ka'bah yang menjadi bagian penting dalam rangkaian umrah. Bagi jamaah pertama kali, memahami urutan dan adabnya sebelum berangkat sangat membantu agar ibadah tidak sekadar mengikuti rombongan, tetapi dilakukan dengan ilmu dan ketenangan.

03 September 2026

Apa Itu Thawaf? Memahami Tata Cara Mengelilingi Ka'bah dalam Ibadah Umrah

Panduan Pelaksanaan Thawaf Sesuai Sunnah dan Ketentuan di Tanah Suci

Thawaf memiliki dasar yang jelas dalam Al-Qur'an. Allah menyebut orang-orang yang melakukan thawaf di Baitullah dalam QS. Al-Hajj ayat 26 dan memerintahkan thawaf mengelilingi Baitul 'Atiq pada ayat 29.

Dalam pelaksanaan umrah, thawaf dilakukan dengan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran. Riwayat sahih dari Ibnu Umar menyebut Rasulullah ﷺ melakukan thawaf di Baitullah tujuh kali, kemudian shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim sebelum melanjutkan sa'i.

Aturan dan Pelaksanaan Thawaf:

  • Pelaksanaannya dimulai sejajar dengan Hajar Aswad, kemudian jamaah bergerak mengikuti arah thawaf hingga kembali ke titik tersebut sebanyak tujuh kali.
  • Panduan resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengarahkan jamaah untuk memulai sejajar Hajar Aswad, bergerak dengan tenang bersama arus jamaah, tidak melawan arah thawaf, dan tidak menimbulkan kepadatan.
  • Dalam hadis sahih juga disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ memulai dari Hajar Aswad; pada thawaf tertentu beliau melakukan raml—berjalan cepat dengan langkah pendek—pada tiga putaran pertama dan berjalan biasa pada empat putaran berikutnya. Ketentuan sunnah seperti ini sebaiknya dipelajari melalui manasik agar diterapkan pada kondisi yang tepat.

Etika saat Berada di Dekat Hajar Aswad:

  • Ketika berada di dekat Hajar Aswad, jangan menjadikan keinginan menyentuh atau menciumnya sebagai alasan untuk mendorong dan menyakiti orang lain.
  • Mencium Hajar Aswad dilakukan karena mengikuti Rasulullah ﷺ, bukan karena batu tersebut diyakini memiliki kekuatan sendiri.
  • Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu menegaskan bahwa Hajar Aswad adalah batu yang tidak memberi manfaat atau mudarat, dan beliau menciumnya karena melihat Nabi ﷺ melakukannya.
  • Dalam kondisi padat, prinsip menjaga keselamatan dan tidak mengganggu jamaah lain harus diperhatikan; panduan Saudi juga secara khusus meminta jamaah menghindari titik kepadatan.

Adab Selama dan Sesudah Thawaf:

  • Selama thawaf, perbanyak doa, dzikir, dan hadirkan hati kepada Allah tanpa mengganggu ketenangan orang lain.
  • Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengingatkan bahwa thawaf adalah ibadah; jamaah dianjurkan mengurangi percakapan, tidak mengeraskan suara ketika berdoa, serta menghindari aktivitas fotografi yang dapat menyebabkan kemacetan.
  • Setelah tujuh putaran, dua rakaat shalat thawaf dapat dilakukan tanpa memaksakan diri harus tepat di belakang Maqam Ibrahim apabila area tersebut padat.

Kesimpulan

Thawaf bukan hanya berjalan mengitari Ka'bah, tetapi ibadah yang perlu dilaksanakan dengan ilmu, mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ, dan tetap menjaga hak jamaah lain. Karena itu, pemahaman sebelum keberangkatan sangat penting. Sahabat Qolbu Travel menempatkan bimbingan manasik dan pembekalan ibadah sebelum keberangkatan sebagai bagian dari pendampingan jamaah, sehingga calon jamaah memiliki bekal yang lebih baik sebelum menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Komentar

Belum ada komentar di perangkat ini.