Semua Artikel
UMRAH3 menit baca

Adakah Doa Khusus pada Setiap Putaran Thawaf? Ini yang Diajarkan dalam Sunnah

Sebagian jamaah mengenal buku panduan yang membagi doa berbeda untuk putaran pertama hingga ketujuh thawaf. Namun, tidak terdapat riwayat sahih yang menetapkan satu doa khusus untuk masing-masing putaran thawaf.

08 September 2026

Adakah Doa Khusus pada Setiap Putaran Thawaf? Ini yang Diajarkan dalam Sunnah

Panduan Doa Saat Thawaf: Antara Sunnah Rasulullah ﷺ dan Kekeliruan Bacaan Khusus Putaran

1. Kebebasan Berdoa dan Ketidakadaan Doa Khusus Tiap Putaran

  • Thawaf terdiri dari tujuh putaran, tetapi Nabi ﷺ tidak menetapkan tujuh bacaan doa yang berbeda untuk tujuh putaran tersebut.
  • Jamaah tidak perlu merasa thawafnya kurang sempurna hanya karena tidak menghafal “doa putaran pertama”, “doa putaran kedua”, dan seterusnya.
  • Yang lebih penting: Melaksanakan thawaf dengan benar sambil memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah. Penjelasan ulama mengenai tata cara thawaf juga menegaskan bahwa pengkhususan bacaan berbeda untuk setiap putaran tidak memiliki dasar dari Sunnah.

2. Bacaan Thawaf yang Memiliki Landasan Dalil Sahih

  • Ada beberapa bacaan yang memang mempunyai dasar dari Sunnah:
    • Saat Sejajar dengan Hajar Aswad: Terdapat tuntunan untuk bertakbir (Allahu Akbar).
    • Di Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad: Diriwayatkan membaca doa:

      “Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban-naar” (Memohon kebaikan dunia, kebaikan akhirat, dan perlindungan dari azab neraka).

  • Riwayat mengenai doa tersebut dicantumkan dalam HR. Abu Dawud dan dinilai hasan.

3. Amalan Berdoa Selama Mengelilingi Ka'bah

  • Pada bagian thawaf lainnya, jamaah dapat berdzikir dan membaca doa-doa yang baik: memohon ampunan, keselamatan, kebaikan keluarga, keteguhan iman, atau kebutuhan dunia dan akhirat.
  • Thawaf tidak harus berubah menjadi perlombaan menghafal teks panjang.
  • Jamaah juga tidak perlu memaksakan membaca buku ketika kondisi sangat padat sehingga mengurangi perhatian terhadap keselamatan atau kekhusyukan.

4. Kedudukan Buku Panduan Doa dan Pentingnya Manasik

  • Buku panduan doa tetap dapat bermanfaat sebagai kumpulan doa umum, selama jamaah tidak meyakini bahwa setiap teks tersebut merupakan doa khusus yang diwajibkan atau disunnahkan Nabi untuk nomor putaran tertentu.
  • Inilah pentingnya pembekalan manasik: Jamaah dapat membedakan mana tata cara yang memiliki dalil khusus dan mana yang sekadar bantuan praktis.
  • Sahabat Qolbu Travel menempatkan bimbingan manasik dan edukasi ibadah sebagai bagian utama pelayanan jamaah.

Kesimpulan

Tidak ada doa khusus yang sahih untuk putaran pertama sampai ketujuh thawaf secara terpisah. Jamaah dapat memperbanyak doa dan dzikir yang baik, sambil mengamalkan bacaan yang memang memiliki landasan Sunnah. Dengan memahami hal ini, thawaf dapat dilakukan lebih tenang, lebih sadar, dan tidak sekadar mengikuti bacaan orang lain tanpa mengetahui dalilnya.

Komentar

Belum ada komentar di perangkat ini.